Dingin
Mengapa mata indahmu itu begitu dingin padaku?
Mata itu yang aku suka
Berpaling sejenak tanpa sapa
Aku hanyalah bayang pada setiap hadirmu
Tak terlihat tak tertegur
Dingin sikapmu itu
Bibirmu yang biasa bersua padaku
Kini tak bersua sama sekali
Musuhmu ini adalah hatimu yang tak menerima ku
Lantas kenapa malah memusuhiku
Uruslah hatimu,
Dan jangan sediam ini
Mohonku,
Janganlah berkawan dengan dendam
Hanya karna hatimu tak menerimaku lantas kenapa harus tak menyapa ragaku?
Kau sedingin itu,
Embun pagi di subuh hari saja masih terkalahkan
Aku ingin kau tegur,
Tapi melihatmu melalui lini masa saja sudah cukup
Aku ingin kau sapa,
Tapi mendengar kabarmu dari seorang kawan saja sudah bahagia
Hai,
Bertanyalah pada hatimu
Siapa yang mampu berjuang untukmu sejauh ini?
Siapa yang mempu menunggu sejauh ini?
Ah sudahlah
Kau memang lebih memilihnya dibanding aku
Aku memang selalu tak terlihat di matamu
Padahal kita dekat
Seperti ekor mata dan pelipis
Dekat tak terlihat
Biar saja hatiku ku urus sendiri
Hati yang sedang kacau,
Carut marut rasanya
Kau dingin padaku
Dan hangat padanya
Tak apa, aku sadar
Mata itu yang aku suka
Berpaling sejenak tanpa sapa
Aku hanyalah bayang pada setiap hadirmu
Tak terlihat tak tertegur
Dingin sikapmu itu
Bibirmu yang biasa bersua padaku
Kini tak bersua sama sekali
Musuhmu ini adalah hatimu yang tak menerima ku
Lantas kenapa malah memusuhiku
Uruslah hatimu,
Dan jangan sediam ini
Mohonku,
Janganlah berkawan dengan dendam
Hanya karna hatimu tak menerimaku lantas kenapa harus tak menyapa ragaku?
Kau sedingin itu,
Embun pagi di subuh hari saja masih terkalahkan
Aku ingin kau tegur,
Tapi melihatmu melalui lini masa saja sudah cukup
Aku ingin kau sapa,
Tapi mendengar kabarmu dari seorang kawan saja sudah bahagia
Hai,
Bertanyalah pada hatimu
Siapa yang mampu berjuang untukmu sejauh ini?
Siapa yang mempu menunggu sejauh ini?
Ah sudahlah
Kau memang lebih memilihnya dibanding aku
Aku memang selalu tak terlihat di matamu
Padahal kita dekat
Seperti ekor mata dan pelipis
Dekat tak terlihat
Biar saja hatiku ku urus sendiri
Hati yang sedang kacau,
Carut marut rasanya
Kau dingin padaku
Dan hangat padanya
Tak apa, aku sadar
Komentar
Posting Komentar